Bandar bola online indonesia terpercaya

Thursday, 30 March 2017   |   05:48 AM

Nicklas Bendtner Mabuk Di Bawah Pengaruh Minuman Keras dan Mengancam Supir Taksi

Arsenal – Pada saat rekan satu timnya berjuang keras di kota Munchen, penyerang asal Denmark Nicklas Bendtner justru dikabarkan tengah berbuat ulah ditempat lain. Penyerang Meriam London, Arsenal tersebut telah dilaporkan melakukan ancaman terhadap seorang supir taksi dan dalam kondisi mabuk berat.

Nicklas Bendtner tidak dibawa oleh Arsene Wenger ke Munchen ketika timnya Arsenal melakoni laga leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League, 11 Maret 2014 untuk menghadapi tuan rumah Bayern Munchen. Nicklas Bendtner memanfaatkan waktu luangnya untuk pulang kampung ke Denmark.

Tetapi, Nicklas Bendner dilaporkan telah membuat masalah ketika dirinya berada di Copenhagen. Dalam sebuah laporan yang dimuat di tabloid BT, Nicklas Bendtner disebutkan telah mengamuk dibawah pengaruh minuman berlakohol dan melakukan intimidasi kepada sopir taksi.

“Seorang supir taksi dan tidak mempunyai salah harus menanggung beban berat karena penyerang timnas Denmar dan Arsenal, Nicklas Bendtner ini mengamuk dalam kondisi mabuk berat di kota Copenhagen pada Hari Selasa malam.”

“Penyerang berkebangsaan Denmark berusia 26 tahun tersebut bersama dengan 3 temannya kemudian dilempar keluar dari taksi tersebut di Norrebro, karena dirinya telah melakukan tindak provokatif dan tengah mabuk berat.”

Cmobet.net – Dalam insiden tersebut, Nicklas Bendtner juga dituduh melakukan tindakan tidak senonoh yaitu dengan memelorotkan celana yang dia kenakan dan menggosokan badannya ke mobil ditambah memecut mobil tersebut dengan menggunakan ikat pinggang yang dia kenakan. Sopir taksi yang mengalami kejadian tersebut lantas melaporkannya dengan menghubungi polisi untuk melapor kejadian yang tengah dia alami saat itu.

“Saya mempunyai beberapa penumpang yang sedang mabuk berat didalam mobil yang saya kendarai, mungkin mereka berusia sekitar 25 tahunan dan saya juga tidak pernah melihat kejadian ini sebelumnya.”ujar sang supir taksi seperti yang telah dilansir Mirror.

Dengan kejadian ini, masih belum jelas hukuman yang akan didapatkan penyerang 25 tahun asal Denmark tersebut. Jika terbukti bersalah, mungkin dirinya tidak akan memperkuat Arsenal di laga sisa hingga musim ini berakhir nanti.

jadwal
agen bola terpercaya
agen sbobet indonesia
agen tangkas indonesia
agen ibcbet indonesia
agen bandar online terpercaya